Minggu, 24 Juni 2012

Super Junior Segera Merilis Album ke-6 Plus Kang-in

Annyeong...hahaha, sorry ya udah lama gk nongol di blog ini :-D. Yang jelas hari ini gue akan memberikan informasi terbaru. Yang jelas tentang K-pop.

Kali ini datang dari boyband SMTown, tentu saja Super Junior. Boyband yang terkenal dengan hits-nya yaitu Mr. Simple, Bonamana, dan masih banyak lagi ini akan kembali menghibur penggemarnya lewat album keenam mereka yang berjudul Sexy, Free & Single.

Menurut gue, album yang keenam ini akan membuahi kerinduan tersendiri bagi ELF khususnya penggemar Kangin. Kangin yang sejak tahun 2010 harus melaksnakan wamil (wajib militer) ini akan kemabali memukau penggemarnya lewat album ini. SM Entertainment telah mengkonfirmasikan hal ini.

“Telah diputuskan bahwa Kangin akan bergabung kembali dengan grupnya bersamaan dengan album keenam Super Junior,” ujar perwakilan dari SME. “Saat ini Kangin dan personel lainnya sedang melakukan persiapan akhir. Mereka akan kembali hadir dengan track yang enerjik pada musim panas ini. 

Penasaran ingin tau!!....jangan cemas...Sexy, Free & Single akan dirilis pada awal Juli mendatang secara digital. Well, begitulah informasi dari gue semoga bermanfaat yahh

Minggu, 11 September 2011

Resep Samgyetang ( Sup Ayam Ginseng)

Samgyetang atau sup ayam ginseng adalah masakan sehat yang dibuat dengan cara memasukkan beras ketan, kurma, buah berangan, dan buah ginkgo kedalam perut ayam yang kemudian direbus dalam kaldu. Dalam buku kuno dinasti Joseon tertulis bahwa ayam kecil direbus dan dihidangkan kepada orang yang tua pada Sambok, 3 hari terpanas dalam musim panas, yaitu chobok, jungbok, dan malbok. Terutama pada zaman dinasti Joseon istri raja Injo yang sakit dihidangkan sup ayam bernama Hwanggyetang yang dimasak dari ayam dan Hwanggi, jenis akar tumbuhan berkhasiat. Inilah yang menjadi asal usul Samgyetang. Di zaman sekarang Samgyetang juga disukai masyarakat Korea sampai mereka antre panjang di depan restoran untuk memakan Samgyetang pada hari sambok musim panas.

Bahan Utama:
  • 1 ekor ayam utuh(450~500g), 
  • 50g beras ketan, 
  • 1 biji buah berangan, 
  • 2 biji buah ginkgo, 
  • 1 akar ginseng basah, 
  • 2 buah kurma Korea, 
  • 10g daun bawang, 
  • sedikit garam dan lada 
Bahan Kuah :
  • 2 liter air,
  • 10g jahe, 
  • 100g lobak, 
  • 10 biji bawang putih, 
  • 5g Gamcho (akar manis), 
  • 5g Hwanggi (akar kuning) 
Cara Membuat (Steps)

  1. Keluarkan bagian dalam perut ayam, bersihkan kemudian potong bagian buntut ayam
  2. Isi perut ayam dengan beras ketan yang sudah dibersihkan dan direndam 1 jam dalam air dingin
  3. Masukkan buah berangan dan ginkgo serta ginseng basah ke dalam perut ayam
  4. Kaki ayam disilangkan dan diikat dengan benang
  5. Rebus 2 liter air bersama jahe, lobak, akar manis, akar kuning, dan bawang putih selama 30 menit kemudian bahan di dalam kuah dibuang kecuali bawang putih
  6. Masukkan ayam ke dalam kuah lalu direbus kembali di atas api besar selama 40 menit lalu kecilkan api dan masak selama 10 menit
  7. Pindahkan ayam ke mangkuk, tuangkan kuah yang sudah disaring lemaknya, taburi daun bawang yang telah dipotong-potong, dan dibumbui garam dan lada.
Tips :
# Beras ketan direndam dalam air dingin selama 1 jam supaya mudah dimasak. Kalau tidak waktu memasak menjadi lama sehingga daging ayam akan jadi keras
# Boleh pakai ginseng kering jika tidak mendapat ginseng basah
# Akar manis dan akar kuning akan menghilang bau amis ayam dan menambah rasa kuah. Tapi tidak harus dipakai
# Setelah memasak ayam di atas api besar selama 40 menit lalu kecilkan api dan masak selama 10 menit lagi
# Daun bawang dapat menghilangkan bau amis ayam dan beraroma

==> Untuk 1 orang

Sources : http://koreanchingu.wordpress.com

Sabtu, 13 Agustus 2011

Tempat2 unik di korsel

Hanguk alias Korea Selatan merupakan salah satu negara di benua Asia. Tak hanya terkenal akan film dan musiknya, negeri ginseng ini juga menawarkan tempat2 liburan unik yang patut diacungi jempol. For you, yang kebetulan pengen jalan2 ke luar negeri, gk salahnya jika memilih Korea Selatan sebagai tujuan wisata. Berikut, merupakan 7 tempat unik di Korea Selatan yg dirangkum secara singkat.

Pulau Jeju (Cheju-do)



Pulau Jeju atau Cheju (Hanja 濟州特別自治道, Jeju Teukbyeol Jachido), adalah pulau yang terletak di ujung semenanjung Korea dan sangat dekat dengan Jepang.
Pulau Jeju atau Jeju-do dalam bahasa Korea, adalah satu-satunya provinsi berotonomi khusus (special self-governing province) di Korsel. Pulau Jeju terletak di Selat Korea sebelah baratdaya Provinsi Jeollanam-do, yang dahulunya merupakan satu provinsi yang sama sebelum terpisah pada tahun 1946. Ibukota Jeju adalah Jeju City.
Pulau Jeju adalah pulau wisata paling terkenal di Korea Selatan, bahkan orang Korea menyebut dengan istilah "Pulau Bali"-nya Korea. Di Pulau tersebut terdapat Gunung Halla, yaitu gunung tertinggi di Korea Selatan. Pulau Jeju merupakan wilayah yang paling hangat dan pada musim dingin sangat jarang turun salju, sehingga tanaman-tanaman yang biasanya tumbuh di daerah subtropis bisa bertahan hidup.
Gyeongbokgung
Gyeongbokgung

Istana Gyeongbok adalah sebuah istana yang terletak di sebelah utara kota Seoul (Gangbuk),Korea Selatan. Istana ini termasuk dari 5 istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon.
Istana Gyeongbok aslinya didirikan tahun 1394 oleh Jeong do jeon, seorang arsitek. Istana ini hancur pada saat invasi Jepang ke Korea tahun 1592-1598 dan dibangun lagi selama tahun 1860-an dengan 330 buah komplek bangunan dengan 5.792 kamar. Berdiri di wilayah seluas 410.000 meter persegi, Istana Gyeongbok adalah simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Setelah pembunuhan Maharani Myeongseong oleh mata-mata Jepang di tahun 1895Raja Gojong meninggalkan istana ini bersama anggota keluarganya yang lain dan tidak akan pernah kembali.
Istana Gyeongbok saat ini dibuka untuk umum dan Museum Nasional Rakyat Korea berdiri di dalamnya.
Banyak rakyat Korea yang berharap pemerintahnya dapat mengembalikan bentuk asli istana. Berkat kerja keras arkeolog, 330 bangunan berhasil dibangun kembali. Saat ini gerbang masuk istana (Gwanghwamun) sedang direnovasi untuk dibuat kembali seperti pada asalnya dan diperkirakan selesai tahun 2009.
Everland
File:Korea-Yongin-Everland-02.jpg
Everland adalah sebuah theme park yang terletak di kota Yongin, provinsi Gyeonggi-do, Korea Selatan. Everland merupakan theme park terbesar di Korea Selatan. Dengan rata-rata pengunjung yang hadir 8.6 juta orang, Theme park ini  juga tercatat sebagai taman hiburan terbaik ke-10 di dunia. Disamping memiliki atraksi utama, di tempat ini terdapat pula kebun binatang dan water park bernama Carribean Bay. Warga Korea Selatan sering menyebut Everland ini sebagai Disneyland-nya Korea.
 Carribean Bay sendiri merupakan water park terbesar di Korea Selatan. Meskipun demikian, untuk permainan outdoor tidak selalu dibuka setiap tahun, dikarenakan karena kondisi cuaca. Sedangkan,  permainan indoor tetap dibuka selamanya. Carribean Bay terbagi atas 5 distrik permainan, yaitu Wild River, Sea Wave, Aquatic Center, Fortress dan Bay Slide.
Lotte World

 Lotte World merupakan taman hiburan yang terletak di kota Seoul, Korea Selatan. Tempat ini terdiri dari theme park indoor terbesar di dunia, serta tempat hiburan outdoor bernama Magic Island (sebuah pulau buatan yang didalamnya dilengkapi monorail, pusat perbelanjaan, hotel2 mewah, dan sebagainya), Gyro Swing, Gyro Drop, dan Atlantis Advanture. Wahana yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Pharaoh's Fury.
Pulau Nami (Namiseom)

 Namiseom adalah sebuah pulau berbentuk bulan sabit yang berlokasi di Chuncheon, Korea Selatan. Terbentuk dari limpahan air Sungai Han sebagai dampak dari pembangunan bendungan Cheongpyeong pada tahun 1994. Nama pulau ini berasal dari nama jenderal perang dari masa Raja Sejo, yaitu Jenderal Nami. Meski makamnya belum ditemukan, terdapat sebongkah batu yang konon sebagai tempat beliau dibaringkan.
 Namiseom menawarkan perjalanan bersepeda, tur menggunakan kereta gantung, dan kolam renang. Dibutuhkan waktu 2 jam untuk sampai kesini dari kota Seoul. Metasequoia path merupakan salah satu tempat terkenal disini, dimana pernah digunakan untuk syuting K-drama, Winter Sonata.
Bulguksa
Korea-Gyeongju-Bulguksa-12.jpg
 
 Bulguksa atau Kuil Bulguk (佛國寺; "Kuil Negeri Buddha") adalah kuil Buddha utama dari Sekte Jogye. Bulguksa terletak di Gyeongju, Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan. Kuil ini begitu penting karena merupakan situs peninggalan bersejarah sejak zaman kerajaanSilla, serta menyimpan 7 buah harta nasional Korea Selatan yang masih terawat dengan baik. Bulguksa dikategorikan sebagai Situs Bersejarah dan Indah No.1 oleh pemerintah Korea Selatan. Bersama dengan Seokguram, tempat ziarah di Gunung Toham, Bukguksa menjadiSitus Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1995.
 Kuil Bulguk didirikan pada tahun 751 pada masa pemerintahan Gyeongdeok dari Kerajaan Silla dan pembangunanya dikonstruksikan oleh perdana menteri Kim Daeseong. Pembangunannya selesai pada tahun 774, setelah kematian Kim dan dinamakan Bulguksa. Kuil Bulguk direnovasi pada zaman Goryeo dan awal Dinasti Joseon. Namun pada masaInvasi Jepang tahun 1592-1598, ia tak luput dari kehancuran. Rekonstruksi kembali dilakukan sebanyak 40 kali antara tahun 1604 sampai tahun 1805. Renovasi juga dilakukan pada zaman penjajahan Jepang, namun beberapa buah harta kuil dikabarkan lenyap.
 Restorasi setelah Perang Dunia II dan Perang Korea dilaksanakan pada tahun 1966. Barulah antara tahun 1969 dan 1973, almarhum Presiden Park Chung Hee memulai upaya restorasi dan perbaikan besar-besaran hingga strukturnya menjadi seperti yang sekarang ini. Bagian-bagian pagoda batu dikembalikan bentuknya seperti sediakala.
Pyeongchang
 Pyeongchang (평창군) adalah sebuah kabupaten di propinsi Gangwon, Korea Selatan. Kabupaten Pyeongchang adalah kawasan yang terkenal sebagai tujuan wisata musim dingin seperti bermain olahraga ski dan rekreasi.
  Salah satu tujuan wisata utama selama musim dingin di Pyeongchang adalah Resor Doam-myeon yang merupakan resor ski pertama di Korea yang dibuka pada tahun 1975.
 Pyeongchang terletak di antara Pegunungan Taebaek dan Charyeong di propinsi Gangwon sehingga musim dinginnya tiba lebih cepat dan berakhir lama. Udara dingin di Pyeongchang mulai dirasakan sejak bulan Oktober dan berakhir di bulan April.
 Menurut kabar, setelah 2 kali gagal mendapatkan kesempatan, Pyeongchang akhirnya terpilih menjadi tuan rumah olimpiade musim dingin yang diadakan pada tahun 2018 nanti. 
Mudah2an draft diatas dapat menjadi inspirasi/pilihan jika Anda ingin berlibur ke Korea Selatan. ^.^


Source : http://en.wikipedia.org

Rabu, 10 Agustus 2011

rahasia fisika menurut al-qur'an

Keajaiban Al Qur'an telah banyak dibuktikan, bahkan pengetahuan yang didapatkan pada zaman modern ini sebenarnya mngadopsi dari tafsiran Al Qur'an. Semua rahasia yang ada di alam semesta ini pun telah tertulis di dalam Al Qur'an, dari sejarah alam diciptakan, hingga alam semesta ini berakhir. Bagaimana, untuk apa, darimana, dan lain sebagainya, semua pertanyaan itu sudah dijelaskan sebelumnya dama Al Qur'an. Berikut ini akan dijelaskan sebagian dari rahasia alam di bidang fisika yang sudah dijelaskan dalam Al-Qur'an, antara lain Rahasia besi, Penciptaan yang berpasangan, dan Relativitas waktu

Rahasia Besi
Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Al Qur'an. Dalam Surat Al Hadiid, yang berarti "besi", kita diberitahu sebagai berikut:
"…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Al Qur'an, 57:25)
Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.
Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.
Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut "nova" atau "supernova". Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.
Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi", persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut: Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika Al Qur'an diturunkan.

Penciptaan yang Berpasang-Pasangan
"Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui." (Al Qur'an, 36:36)
Meskipun gagasan tentang "pasangan" umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan "maupun dari apa yang tidak mereka ketahui" dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut "parité", menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:
"…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat."
Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui ledakan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian "dikirim ke bumi", persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur'an diturunkan.

Relativitas Waktu
Kini, relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.
Tapi ada perkecualian; Al Qur'an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat relatif! Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:
"Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 22:47)
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 32:5)
"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun." (Al Qur'an, 70:4)
Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda, dan bahwa terkadang manusia dapat merasakan waktu sangat singkat sebagai sesuatu yang lama:
"Allah bertanya: 'Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?' Mereka menjawab: 'Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.' Allah berfirman: 'Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui'." (Al Qur'an, 23:122-114)
Fakta bahwa relativitas waktu disebutkan dengan sangat jelas dalam Al Qur'an, yang mulai diturunkan pada tahun 610 M, adalah bukti lain bahwa Al Qur'an adalah Kitab Suci.

Disadur dari www.harunyahya.com